Week 10 – Tugas Kelompok 2 – 0594M

9 May 2011 at 23:02 (Enterprise System)

Minggu 10 – Review for Exam

http://www.itbusinessedge.com/info/erpTable1239.aspx

ERP Supplier Comparison, 2009

Infor

Microsoft

Oracle

SAP

Other

ERP Functionality Over 20 “brands” with widely diverse functionality Four basic brands; all but AX with basic functionality Four primary brands, two with deep functionality Two brands, one with the deepest functionality available
  • Lawson—Two
  • Sage—Multiple
  • Intuit—One
Market penetration/ activity, ERP With its many brands, probably third largest but heavily maintenance- revenue- and AS/400-based Would rank somewhere between Infor and Lawson Gaining on SAP, especially in North America, but still significantly behind SAP in ERP market share Holds wide lead in ERP market share (SAP is also gaining in middleware behind IBM, Microsoft and Oracle) Sage and Intuit in particular have many more installations than Infor, Microsoft, Oracle and SAP but are aimed totally at small- and medium-size enterprises
Market penetration/ activity, standalone Also has a widely diverse mix of standalone application brands Leads based on Office; also actively pushing  CRM capability as a service; will use the experience to market ERP as a service Large lead over SAP in standalone applications market share, primarily through acquisition SAP does not really compete in standalone applications market but has a few offerings Thousands of examples
ERP Partnership strategy Partners heavily with IBM and IBM distributors Partners heavily with Microsoft developer community; looking for 100,000 About 4500 middleware partnerships that should be transferable to applications Has been trying unsuccessfully for 10 years to build a program; looking for over 1,000 Tend to partner with IBM and Microsoft (but rarely both); many newer ERP suppliers partner within open source community
ERP Industry applications strategy Wide span but primarily product supply chain Covers breadth of the industry classification codes A lot of standalone, unintegrated industry-centric point products Integrated industry centricity of its ERP offering in 25 major codes is key to SAP success in ERP Thousands of examples from companies such as Agresso, Compiere, HotWax, IFS, OpenBravo and XTuple mentioned in accompanying articles
ERP Platform Heavily AS/400-based .NET Different platform under each brand Solid modern middleware base for both brands Primarily use IBM or Microsoft middleware or LAMP/WAMP stack
ERP/SaaS Strategy Through partners Trying to build into major delivery method Not a major market goal of Oracle’s according to public statements; may be counting on NetSuite “off the books” Will take another run at NetWeaver-based SaaS, probably under the BusinessOne brand (given the failure of the Business By Demand service). Others have shied away from direct SaaS, most notably Lawson (whose CEO was not shy about it)

Dari komparasi di atas, susunlah studi literature secara berkelompok mengenai ERP di atas.

Dengan standar penulisan :

  1. Sumber tulisan/literature : min 3 sumber (dapat dari buku maupun web, jika sumber dari web tulisan alamat secara lengkap)
  2. Kerangka tulisan :
  • Pengantar/Latar Belakang
  • Lingkup bahasan
  • Isi/uraian bahasan
  • Simpulan
  • Daftar pustaka
  • Times new romans, 12
  • Spasi 1,5
  • Margin normal
  • Jumlah halaman : 10 – 15
  • Sertakan gambar/grafik/ilustrasi jika ada
  1. Format tulisan :

Times new romans, 12

  • Spasi 1,5
  • Margin normal
  • Jumlah halaman : 10 – 15
  • Sertakan gambar/grafik/ilustrasi jika ada

Jawaban

Strategi Dalam Menentukan ERP

Latar Belakang

Kompetisi pasar yang semakin ketat telah memunculkan lingkungan bisnis yang membuat perusahaan harus mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat, oleh karena itu

dibutuhkan integrasi data kedalam perusahaan. Pada akhirnya penggunaan Enterprise Resource Planning (ERP) di bisnis modern terus meningkat dikarenakan kemampuannya untuk mengintegrasikan alur material, keuangan, dan informasi dan mendukung fungsi bisnis. Suatu proyek ERP yang sukses melibatkan pengaturan perubahan proses bisnis, pemilihan aplikasi ERP dari vendor yang kooperatif, serta implementasi dan pengujian terhadap sistem baru tersebut. karena perusahaan ini ingin mengintegrasikan semua divisi dan fungsi suatu perusahaan ke dalam satu sistem informasi yang dapat melayani semua kebutuhan perusahaan, baik dari divisi penjualan, HRD, produksi dan keuangan. Meski kebutuhan tiap divisi itu berbeda namun ada satu syarat yang harus mampu dilakukan ERP seperti yang sudah dijelaskan diatas yaitu terintegrasi, jadi semua akan dibundling dalam satu system dan satu database.

Di sisi lain, kompleksitas lingkungan bisnis, terbatasnya ketersediaan sumber daya, dan keanekaragaman aplikasi ERP, membuat pemilihan sistem ERP menjadi sesuatu yang melelahkan dan menghabiskan waktu. Bila perusahaan ingin melakukan implementasi ERP dalam perusahaan, tentu saja perusahaan harus melakukan investasi, dan tentunya sangat mahal dan pilihan software ERP yang salah akan sangat merugikan perusahaan, ERP yang berhasil digunakan oleh sebuah perusahaan tidak menjadi jaminan berhasil di perusahaan yang lain. Dibutuhkan Perencanaan yang baik untuk menyeleksi software ERP yg tepat, bahkan dalam beberapa kasus yang ekstrim, evaluasi dalam memilih software ERP menghasilkan rekomendasi untuk tidak membeli software ERP, tetapi memperbaiki Business Process yang ada. Tidak ada ‘keajaiban’ dalam software ERP. Keuntungan yang didapat dari ERP adalah hasil dari persiapan

dan implementasi yang efektif. Selain itu, paket ERP komersial yang ada tidak dapat menyediakan suatu model bisnis yang cocok untuk tiap-tiap proses pada semua industri. Sehingga tidak ada perangkat lunak ERP tunggal yang dapat memenuhi semua kebutuhan perusahaan atau semua fungsi bisnis yang khusus.

Lingkup Bahasan

 

Tulisan ini dibuat untuk membantu dalam menentukan system ERP mana yang akan di gunakan. Karena setiap vendor memiliki fitur-fitur yang berbeda. Maka dibutuhkan strategi untuk memilihnya. Pada tulisan ini kita akan melakukan pembahasan terhadap dua system ERP yaitu SAP dan oracle.

Isi

Dalam memilih sotware ERP yang tepat berdasarkan metode Analytical Hierarchy Process, diperlukan suatu langkah-langkah yang tepat sehingga akan terpilih software yang benar-benar mempunyai value bagi perusahaan, berikut ini adalah langkah-langkah yang dilakukan:

  1. Membentuk sebuah tim yang terdiri dari Manager dan tim peneliti yang mencari informasi yang berkaitan dengan Software ERP.

Langkah pertama adalah dengan membuat sebuah tim yang terdiri dari Manager dan tim peneliti yang mencari informasi mengenai software ERP, tim tersebut dibentuk dari diskusi dengan perusahaan. Tim yang terbentuk antara lain: Finance Manager, Production Manager, Human Resource Manager, Surveyor Data.

  1.  Identifikasi kriteria faktor software ERP dari informasi yang didapatkan dari point nomor satu.

Seperti Faktor Sistem: Faktor Sistem merupakan faktor yang berhubungan dengan sistem software ERP seperti fungsionalitas, fleksibilitas dan juga kehandalan software. Serta Faktor Vendor,  Faktor Vendor merupakan faktor yang berhubungan dengan vendor dari software dilihat dari segi reputasi software di dalam dunia industri.

  1.  Buat sebuah struktur kriteria dari identifikasi kriteria software ERP point nomor dua.

Menstrukturisasi kriteria sehingga tim proyek dapat mendeskripsikan secara mendetail kriteria dari software ERP, dan kemudian meng-extract kriteria tersebut sehingga didapat kriteria secara umum.

  1.  Extract kriteria-kriteria yang didapat dari point nomor tiga, sehingga didapat kriteria yang   mewakili masing-masing fungsi.

Setelah kriteria faktor sistem dan faktor vendor didapat, kemudian dilakukan extract dari kriteria faktor sistem dan factor vendor karena dalam metode AHP, pengambilan keputusan lebih dari sembilan kriteria akan menghasilkan keputusan yang tidak relevan. Oleh karena itu dilakukan ekstraksi dari kriteria faktor sistem dan faktor vendor sehingga didapat faktor yang mewakili dari semua. Untuk kriteria faktor sistem didapat enam kriteria yang mewakili faktor sistem secara keseluruhan, faktor-faktor tersebut antara lain:

1. Implementation time

2. Total biaya

3. Functionality

4. User Friendliness

5. Flexibility

6. Reliability

Untuk faktor vendor didapat tiga kriteria yang mewakili faktor vendor secara keseluruhan, faktor-faktor tersebut antara lain:

1. Reputation

2. Technical Capability

3. Service

  1.  Lakukan penyaringan terhadap vendor Software ERP Wire.

Setelah kriteria faktor sistem dan faktor vendor didapatkan, langkah berikutnya adalah melakukan penyaringan terhadap software ERP.

  1.  Setelah point satu sampai point lima dilakukan, kemudian evaluasi sistem ERP dengan menggunakan metode AHP menggunakan software expert choice yang didapat dari hasil survey dan wawancara.

Sebelum menyebarkan kuisioner, disusun perangkat pengumpulan data, membuat hirarki keputusan pemilihan jaringan akses, dari kriteria/subkriteria yang telah ditetapkan, dibuat hirarki keputusan pemilihan software ERP yang tepat.

  1. Setelah sistem ERP dievaluasi dengan menggunakan metode AHP, hasil software ERP yang dipilih dari tiap bagian diberikan kepada setiap Manager.

Berikut comparison software ERP untuk SAP dan Oracle:

Oracle

Aplikasi: Oracle E-Business Suite Special Edition, sebuah paket aplikasi bisnis yang lengkap dan pre-configured yang memungkinkan pengelolaan seluruh fungsi bisnis inti secara efisien, seperti interaksi pelanggan, pengelolaan finansial, sumber daya manusia dan pengelolaan rantai pasokan. Arsitektur terbuka Oracle memungkinkan pelanggan untuk mengembangkan aplikasi sebagai modul individual, alur bisnis atau paket terintegrasi.

Produk teknologi: Oracle Database Standard Edition dan oracle Database Standard Edition One, database terdepan dunia yang dirancang untuk dapat dibangun secara efektif di atas apapun mulai dari server blade yang kecil sampai dengan server SMP yang terbesar dan clusters ukuran apapun. Oracle Database 10g menonjolkan kemampuan operasional yang mudah dan ekonomis.

Kemampuan khas dari Oracle Database 10g untuk mengelola seluruh data dari informasi bisnis lama sampai dengan dokumen XML dan informasi spatial / terlokasi membuat Oracle Database 10g pilihan ideal untuk mendukung Online Transaction Processing (Proses Transaksi Online), Decision Support (Dukungan Keputusan) dan Content Management Applications (Aplikasi Pengelolaan Konten).

Oracle Application Server Standard Edition, sebuah platform piranti lunak yang berbasis standard dan terintegrasi memungkinkan perusahaan ukuran apapun untuk lebih responsif terhadap kebutuhan bisnis yang kerap berubah, memungkinkan perusahaan untuk mengembangkan dan mengelola aplikasi dalam lingkungan Java 2 Enterprise Edition (J2EE) dan grid computing dan Oracle Collaboration Suite, produk kolaborasi kelas enterprise pertama yang meningkatkan sebuah relational database dan application server yang menawarkan sebuah jalan yang aman, handal dan scalable untuk menyederhanakan komunikasi bisnis dan mengkonsolidasi informasi.

Kelemahan yang dimiliki Oracle adalah struktur aplikasi yang hanya untuk perusahaan yang berbasis web dengan hanya memiliki satu jenis yaitu ERP, pangsa pasar untuk kalangan atas karena harga lisensi yang mahal namun Oracle compatible dengan windows, Mac OS X dan Linux.

Keunggulan :

  1. Client /server environment. Oracle berjalan di jaringan komputer. Oracle memisahkan proses antara database server dan aplikasi client. Server yang terinstal Oracle bertanggung jawab menangani proses database, sementara client/workstation yang menjalankan aplikasi hanya berkonsentrasi menampilkan data. Struktur ini akan mengurangi kemacetan jaringan.
  2. Ukuran database yang besar dan pengaturan space Oracle mendukung ukuran database yang sangat besar hingga jumlahnya terabyte. Oracle juga mendukung pengaturan penggunaan space pada harddisk, sehingga ruangan harddisk termanfaatkan secara efisien.
  3. Multiuser. Oracle mendukung pelayanan banyak user, yang terkoneksi pada waktu yang sama, dan mengakses data yang sama. Dengan fasilitas ini , Oracle mampu menghindari konflik data secara baik.
  4. Connectibility. Oracle dapat menggunakan berbagai sistem operasi dalam suatu jaringan untuk mengakses data.
  5. Hight transaction processing performance. Oracle dapat mengatur sistem agar pemrosesan data dapat berjalan dengan cepat walaupun jumlah transaksi sangat banyak pada suatu waktu.
  6. Availability. Oracle dapat menjalankan database secara terus menerus, 24 jam sehari. Pemisahan sistem komputer dan proses backup dapat dilakukan secara on line, tanpa harus mematikan database.
  7. Manajemen Keamanan yang baik. Oracle menghindari akses database dari pihak-pihak yang tidak diinginkan. Oracle memiliki fitur yang baik untuk membatsi dan memonitor akses data.
  8. Database enforced integrity. Oracle mempunyai kontrol untuk mengendalikan data mana saja yang dapat diterima database. Tidak perlu membuat kode dibanyak aplikasi, cukup di satu database Oracle.
  9. Portabilitas. Oracle dapat berjalan diberbagai sistem operasi, baik Linux, Windows, Unix, dan masih banyak lagi. Aplikasi yang menggunakan data Oracle dapat dengan mudah mengakses data Oracle yang berjalan di sistem apapun.
  10. Distributed system. Oracle dapat memisahkan databasenya dalam komputer-komputer yang secara fisik terpisah, namun secara logis terlihat seerti satu database.

Replicant environment. Oracle mampu menduplikasi database object dalam lokasi server yang berbeda-beda. Hal ini sangat membantu jika salah satu server rusak, server lain dapat langsung menggantikan fungsinya.

Kelemahan

  1. Oracle merupakan DBMS yang paling rumit dan paling mahal
  2. terlalu sulit untuk digunakan dan terlalu lambat

SAP

Adalah sebuah pengembangan perangkat lunak perusahaan multinasional dan konsultasi, yang menyediakan aplikasi software enterprise dan dukungan bisnis dari semua ukuran global. Berkantor pusat di Walldorf, Jerman, dengan kantor regional di seluruh dunia, SAP adalah perusahaan perangkat lunak terbesar di Eropa dan perusahaan perangkat lunak terbesar keempat di dunia pada 2009. Perusahaan terkenal Produk ini perusahaan SAP Enterprise Resource Planning software

SAP didirikan pada tahun 1972 sebagai Systemanalyse und Programmentwicklung (“Sistem Analisis dan Program Pembangunan”) oleh lima mantan IBM insinyur di Mannheim, Baden-Württemberg ( Dietmar Hopp, Hans-Werner Hector, Hasso Plattner , Klaus E. Tschira, dan Claus Wellenreuther).

SAP memfokuskan pada enam sektor industri: industri proses, industri diskrit, industri konsumen, industri jasa, jasa keuangan, dan pelayanan publik. Ia menawarkan dari 25 industri solusi portofolio lebih untuk perusahaan besar dan lebih dari 550 mikro-vertikal solusi bagi perusahaan menengah dan usaha kecil.

Produk utama perusahaan adalah SAP ECC . Versi saat ini adalah SAP ECC 6.0 dan merupakan bagian dari SAP Business Suite. sebelumnya nama nya adalah R / 3. “R” dari SAP R / 3 berdiri untuk realtime – meskipun bukan merupakan solusi secara realtime. Angka 3 terkait dengan arsitektur 3 lapis : database , server aplikasi dan klien (SAPgui). R / 2, yang berjalan pada sebuah mainframe arsitektur, merupakan pendahulunya R / 3. Sebelum R / 2 System RF datang, kemudian dijuluki R / 1.

SAP ECC adalah salah satu dari lima aplikasi enterprise di SAP Business Suite. Empat lainnya aplikasi adalah:

  • customer relationship management (CRM) – membantu perusahaan mendapatkan dan mempertahankan pelanggan, keuntungan pemasaran dan wawasan pelanggan
  • product lifecycle management (PLM) – membantu produsen-informasi terkait dengan produk
  • supply chain management (SCM) – membantu perusahaan dengan proses manufaktur resourcing dan proses layanan
  • supplier relationship management (SRM) – memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan dari pemasok

Sementara produk aslinya yang biasanya digunakan oleh Fortune 500. SAP saat ini juga aktif menargetkan usaha menengah dan kecil (UKM) dengan perusahaan SAP Business One dan SAP Business All-in-One. Tanggal 19 September 2007 SAP mengumumkan sebuah produk baru bernama SAP Business ByDesign. SAP Business ByDesign adalah Software sebagai Service (SaaS) menawarkan, dan menyediakan terintegrasi Enterprise Resource Planning (ERP) solusi, On Demand.

Kelebihan yang dimiliki SAP antara lain compatible dengan Windows, Mac OS X dan Linux, struktur dengan basis web dan atau non web namun, aplikasi SAP hanya banyak digunakan kalangan menengah ke bawah.

Keunggulan :

  1. Merupakan suatu nilai tambah yang memiliki nilai yang tinggi, dimana perusahaan bisa menggabungkan dan mengembangkan semua aplikasi yang ada dan dibutuhkan perusahaan.
  2. SAP menghubungkan semua lini produksi dan seluruh departement di perusahaan. SAP r/3 merupakan software yang sangat dinamis, dimana semua menu dan tampilan program dapat di-costumaze menggunakan bahasa pemrograman ABAP sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
  3. Keunggulan SAP dikarenakan memiliki modul terintegrasi dan bisa dipecah-pecah sesuai kebutuhan.
  4. Salah satu keunggulan SAP r/3 yg lainnya adalah pembuatan user interface menggunakan bahasa pemrograman yang lainnya seperti JAVA, PHP, Visual Basic, ASP, VB.net, Lotus Script, Delphi dan sebagainya.

Kelemahan :

  1. Biaya yang mahal
  2. Kelemahan SAP dalam implementasinya adalah kelengkapan data entry dan batas waktunya yang menuntut kedisiplinan usernya.

Simpulan

SAP menekankan pada Suplly Chain Management dan manufacturing management, karena berusaha membantu produsen dalam menyalurkan barang yang diproduksi dan membantu dalam R & D. Bahkan, perusahaan SAP telah memiliki anak perusahaan yang tersebar diseluruh dunia, tujuannya untuk memenuhi kebutuhan negara-negara di dunia untuk membantu mengembangkan usahanya sedangkan Oracle lebih menekankan pada Customer/Product management, karena Oracle menyediakan software yang berguna dalam membantu perusahaan dalam memasarkan produk yang dihasilkan.

Daftar Pustaka

http://florentinawidita.wordpress.com/2010/04/20/erp-oracle-axapta-sap/

http://angelaasianimuraya.wordpress.com/2010/04/20/perbandingan-axapta-oracle-dan-sap/

http://digilib.its.ac.id/public/ITS-Undergraduate-5148-5204100012-bab1.pdf

http://dika-regina.blogspot.com/2010/04/perbandingan-antara-microsoft-axapta.html

Save to PDF

1 Comment

  1. ahmad-hanif » Pengertian ERP dan Perbandingan SOFTWARE ERP said,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: