Konsep Sistem Informasi dan Manajemen

2 July 2010 at 16:12 (Konsep Sistem Informasi)

Week 1 – Tugas Individu 1 – 0014M

Kasus: Para penumpang mendapatkan layanan istimewa pada Queen Mary 2.

Queen Mary 2 (QM2) adalah kapal pertama yang dibuat oleh Cunard Line sejak diluncurkankan Queen Elisabeth 2 (QE2) tahun 1969. QM2 adalah kapal penumpang terbesar dalam sejarah. Menghabiskan dana lebih dari $780 juta, termasuk $8 juta untuk infrastruktur TI. Mempunyai lebih dari 1300 kabin (kamar di kapal) dan bisa mengangkut lebih dari 2600 penumpang. Untuk melihat-lihat QM2, kita dapat mengunjungi www.cunart.com/QM2/home.asp.

Cunard Line harus memastikan bahwa sistem informasi kapal sesuai dengan harapan penumpang yang telah membayar $2.800 sampai $37.499 untuk perjalanan mereka. QM2 mempunyai fasilitas kelas satu untuk infrastruktur TI. Kapal ini mempunyai 3 kamar komunikasi, yang ditempatkan pada lokasi kebakaran yang berbeda (fire zone). Dengan sistem komputer utama yang diduplikasi pada 3 ruang komunikasi tadi, pemasangan kabel Cyber optic disebar dengan koneksi paralel. Dengan pengaturan ini memastikan bahwa setiap jaringan komponen utama mempunyai backup (cadangan).

QM2 juga mempunyai sistem TV yang interaktif. Setiap kabin mempunyai satu TV pengontrol yang interaktif dan disembunyikan dalam kabinet. Sistem TV yang interaktif pada kebanyakan kapal wisata menggunakan  komputer pengendali video casssete player untuk mengirim pay-per-view film. QM2 menyimpan film seperti pada umumnya content digital yaitu menyimpannya pada hardisk. Sistem ini memberikan para penumpang keleluasaan yang lebih banyak untuk menonton. Contohnya, penumpang bisa menghentikan video sebelum makan malam dan memutar lagi video yang sama setelah makan malam. Sistem ini juga mampu membantu penumpang untuk mengirim dan menerima email, memesan makanan ke restoran, dan bisa mengorder sebotol anggur untuk makan malam. TV yang interaktif mencatat bukti email yang akurat dan hal itu membut penumpang senang. Cunard mengutip $1.50 untuk setiap message.

Selain itu, setiap toko dan restoran di kapal mempunyai komputer khusus dan terminal point-of-sale. QM2 juga menawarkan kepada para penumpang jasa jaringan (network) melalui internet di cafe dan mengakses secara wireless di tempat umum.

Sialnya, perkembangan teknologi informasi yang ada di QM2 tidak seperti yang sudah dijelaskan di atas. Contohnya, ketika kapal berguncang, penumpang banyak yang dilaporkan terkunci di dalam ruangan. Hal itu memperlihatkan adanya kesalahan sistem pada  pengendali kunci pintu elektronik. Untuk kabin yang diisi lebih dari satu penumpang, sistem kunci pintu akan membuatkan kode berbeda untuk setiap orangnya. Padahal kunci pintu hanya mengenali satu kombinasi kode saja. Perangkat lunak ini memakan waktu dua hari untuk perbaikannya.

Seorang penumpang dapat mengambil manfaat dari teknologi yang ada di QM2. Dia dapat menggunakan TV interaktif untuk meminta mengatrakan foto yang telah dibuat oleh petugas photographer kapal, melakukan pemesanan ke restoran, dan berkirim email dengan penjaga anjingnya di rumah. Dia  juga dapat membatalkan perjalanan lainnya baik dari kantor kepala keuangan yang ada di kapal maupun yang lokasinya jauh namun masih ada di kapal tsb.

Sources: compiled from D. Carr,  “ Cunard Line: Royal Treatment.” Baseline Magazine, August 1, 2004; and www.cunard.com, accessed march 1, 2005.

Pertanyaan

Berdasarkan teori yang telah anda baca:

  1. Jelaskan infrastruktur teknologi informasi yang ada di QM2.
  2. Tambahan pertimbangan apa yang harus dipikirkankan saat akan memasang infrastruktur TI di kapal dibandingkan dengan di darat? Masalah-masalah apa saja yang harus dipertimbangkan?

Jawaban

  1. Infrastuktur teknologi informasi Queen Mary 2 memang tidak ada duanya.  Mulai dari tamu datang pertama kali, mereka mempunyai kemampuan mengambil photo di hotel pelabuhan, terminal atau kantor bendahara diatas kapal. Selain itu, kartu kredit mereka dan paspor juga discan ke sistem manajemen yang ada di kapal. Kartu mereka bisa secara otomatis digunakan untuk kunci kamar mereka, cara pembayaran diatas kapal, dan identifikasi untuk landing dan boarding sebagai pengganti paspor. Semuanya dikendalikan oleh teknologi informasi yang dinamakan Transaction Processing System atau TPS. Queen Mary 2 adalah kapal pesiar pertama yang menawarkan kemampuan dalam sebuah smart card. Dalam setiap kabin Queen Mary 2 juga berisi sistem televisi yang dinamis berjalan dia atas Linux platform. Televisi ini memungkinkan penumpang untuk mengirim atau menerima email dengan hanya membayar $ 1.50 per transaksi. Dari televisi kabin dengan menggunakan Point of Sale (POS) system, memungkinkan penumpang tidak hanya untuk memesan dari buku pemesanan melainkan bisa berbelanja secara online dan tetap memonitoring jumlah uang yang telah dikeluarkan dalam papan informasi. Kemampuan untuk berbelanja melalui televisi interaktif mengintegrasikan sistem TPS ke Queen Mary 2 keuangan dan sistem informasi akuntansi untuk melacak arus kas. Kapal ini mempunyai 3 kamar komunikasi, yang ditempatkan pada lokasi kebakaran yang berbeda (fire zone). Dengan sistem komputer utama yang diduplikasi pada 3 ruang komunikasi tadi, pemasangan kabel Cyber optic disebar dengan koneksi paralel. Cunard juga menawarkan sistem yang disebut Verbal AVO (Avoid Verbal Orders). Awak kapal mampu mencatat hal-hal di kapal tanpa harus mengangkat telepon atau melacak secara fisik seseorang turun. Dengan menggunakan komputer pribadi masing-masing, crewmembers dapat melaporkan kesalahan mesin di kapal langsung untuk pemeliharaan. Penumpang juga memiliki kemampuan untuk memberi informasi perbaikan dari setiap masalah mungkin melalui televisi kabin mereka. Akhirnya dan yang paling penting, Queen Mary 2 juga memiliki sistem untuk menangani masalah-masalah yang mungkin timbul dalam sistem kapal-nya. Setiap kapal pesiar memiliki total dari tiga perwira dukungan komputer untuk menangani masalah-masalah teknis. Namun jika mereka menghadapi masalah bahwa mereka tidak bisa menangani, link satelit dapat menyediakan komunikasi instan langsung ke departemen IT di kantor pusat Cunard. Di sini masalah dapat ditangani jauh dan tidak memerlukan biaya dan waktu yang terkait dengan pengiriman seorang ahli secara langsung ke kapal (Datz, 2004). Ini adalah contoh dari Cunard’s ESS kemampuan yang dapat digunakan dari jarak jauh untuk memecahkan berbagai masalah yang dapat terjadi pada Queen Mary 2. Dengan system ini mendatangkan keuntungan bagi cunard karena memerlukan lebih sedikit orang untuk menjaga dari pada dengan sistem tradisional yang setiap awak harus menangani transaksi-transaksi individual dan pemesanan. Juga, sistem menciptakan kesempatan untuk menghasilkan pendapatan tambahan untuk kapal.
  2. Pertimbangan saat akan memasang infrastruktur TI di kapal yaitu:

Semua pelaporan perbaikan, pemeliharaan, dan pemesan layanan kamar didesain untuk dapat dengan mudah digunakan.

Penggunaan yang user-friendly, televisi kabin layar sentuh untuk mencakup semua aspek dari perjalanan mereka meningkatkan kemungkinan bahwa mereka akan menikmati perjalanan mereka dan mengulang kembali sebagai pelanggan, merekomendasikan pengalaman untuk teman-teman mereka.

Penanganan pemeliharaan dan perbaikan secara cepat.

Akses internet tanpa kabel untuk semua kru dan penumpang

Ketersediaannya koneksi televisi satelit di setiap kabin

Koneksi video conference via satelit untuk penumpang eksekutif yang mempunyai jadwal sangat sibuk.

Video telephone via satelit.

Masalah-masalah yang harus dipertimbangkan:

Kabel jatuh yang mengakibatkan goresan harus direncanakan dari awal oleh desiner TI

Tingkat tingginya presisi adalah sampai dengan kebutuhan untuk menyuluh, mengelas, dan memotong baja, lalu ke kabel yang tahan api.

Masalah jarak geografis untuk pengembangan infrastruktur TI. Cunard mengembangkan sistem TI di kantor pusat Miami. Seluruh sistem yang ada didirikan, dimasukkan dan diperiksa kemudian langsung dibongkar dan dikirim ke Perancis untuk menyelesaikan sepenuhnya atas kapal dalam waktu tiga bulan, tanpa memanfaatkan working lift.

Save to PDF

Semua pelaporan perbaikan, pemeliharaan, dan pemesan layanan kamar didesain untuk dapat dengan mudah digunakan.

Penggunaan yang user-friendly, televisi kabin layar sentuh untuk mencakup semua aspek dari perjalanan mereka meningkatkan kemungkinan bahwa mereka akan menikmati perjalanan mereka dan mengulang kembali sebagai pelanggan, merekomendasikan pengalaman untuk teman-teman mereka.

Penanganan pemeliharaan dan perbaikan secara cepat.

Akses internet tanpa kabel untuk semua kru dan penumpang

Ketersediaannya koneksi televisi satelit di setiap kabin

Koneksi video conference via satelit untuk penumpang eksekutif yang mempunyai jadwal sangat sibuk.

Video telephone via satelit.

Masalah-masalah yang harus dipertimbangkan:

Kabel jatuh yang mengakibatkan goresan harus direncanakan dari awal oleh desiner TI

Tingkat tingginya presisi adalah sampai dengan kebutuhan untuk menyuluh, mengelas, dan memotong baja, lalu ke kabel yang tahan api.

Masalah jarak geografis untuk pengembangan infrastruktur TI. Cunard mengembangkan sistem TI di kantor pusat Miami. Seluruh sistem yang ada didirikan, dimasukkan dan diperiksa kemudian langsung dibongkar dan dikirim ke Perancis untuk menyelesaikan sepenuhnya atas kapal dalam waktu tiga bulan, tanpa memanfaatkan working lift.

Save to PDF

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: