E-Business and E-Commerce

2 July 2010 at 16:44 (Konsep Sistem Informasi)

Week 7 – Tugas Individu 5 – 0014M

E-Comm Mengancam Pedagang Permata Tradisional

Banyak perusahaan menggunakan internet untuk mengambil informasi yang rumit, merapikannya setelah membuang data yang tidak relevan, dan kemudian mengirimkan kepada pelanggan potensial. Koneksi broadband telah banyak membantu pelanggan untuk menangani data yang besar dimana data tersebut dikirim dari perusahaan melalui internet. Perhatikan kasus berikut ini, apa dan bagaimana yang terjadi pada toko Blue Nile (www.bluenile.com).

Amy Smiths menemukan cinta sejatinya pada seorang pria melalui internet. Amy sudah lama ingin membeli cincin pertungan pada Tiffany & Co. Yang kebetulan letak toko tersebut dekat dengan rumahnya. Karena akan bertunangan maka ia memeriksa permata yang dijual Blue Nile melalui internet. Setelah meminta petunjuk dari orang yang ahli dalam 4 C pada berlian (Color, Cut, Clarity, Carats), ia memutuskan untuk membeli cincin seharga $ 10.000 melalui web site. Ia segera tahu bahwa harga Blue Nile lebih murah $ 6000 dibandingkan para penjual permata tradisional.

Para penjual permata menggunakan e-comm sehingga mereka bisa mendapat $ 2 milyar dari pasar yang besarnya $ 45 milyar. Strategi yang dipakai adalah menurunkan biaya dengan cara menghilangkan perantara dan biaya sewa toko-toko yang mahal. Jadi mereka dapat mengurangi ongkos. Blue Nile sendiri mampu menjual berliannya 35% lebih murah dibandingkan pesaingnya. Meski demikian, toko tersebut sudah mendapat untung besar.

Sebagai bukti, dia bisa memperoleh untung yang lebih besar dari pada penjual besar berlian, Zale Corporation. (www.zale.com)

Dalam sejarah, bisnis permata terkenal bereputasi buruk. Berlian dari Afrika Selatan harus melalui 5 perantara yang berbeda sebelum sampai ke toko penjual. Blue Nile menggunakan internet untuk berhubungan langsung dengan pemasok utamanya yaitu DeBeers Consolidated Mines Ltd. Proses ini paling tidak telah menghilangkan 3 perantara.

Blue Nile hanya memiliki 115 orang pekerja yang bekerja secara penuh dan hanya memiliki satu buah gudang. Biasanya untuk menjual permata sebanyak yang Blue Nile dapat lakukan, sebuah toko memerlukan 116 toko dan 900 karyawan. Blue Nile juga memberikan kemudahan bagi pelanggan potensialnya untuk berkonsultasi dengan ahli permata yang memang disiapkan untuk layanan pelanggan. Layanan lainnya yang tersedia adalah 30 hari uang kembali apabila pelanggan tidak puas dengan permata yang dibelinya.

Akibat dari cara penjualan seperti ini akan menyulitkan para penjual permata berskala kecil untuk tetap hidup. Karena itu tidak mengherankan apabila pada tahun 2003 saja ada sebanyak 465 toko permata kecil yang bangkrut. Bahkan beberapa toko yang bisa bertahan hiduppun laba yang didapatkan kecil sekali. Karena itu para penjual permata skala kecil beralih usaha pada pembuatan perhiasan yang dibuat dengan tangan tanpa menggunakan berlian sama sekali.

Pertanyaan:

  1. jelaskan bagaimana Blue Nile memberikan dampak bagi industri berlian dan permata tradisional!
  2. bagaimana caranya industri berlian skala kecil bersaing dengan Blue Nile? Apakah ada saran yang baik dari anda?

Jawaban:

  1. Dampak bagi industri berlian dan permata tradisional setelah pola bisnis yang dilakukan oleh blue nile adalah laba yang didapat sangat kecil sekali karena terlalu besar biaya yang dikeluarkan seperti biaya perantara (harus melewati 5 perantara) dan biaya sewa toko, dan tidak sedikit para penjual berlian dan permata mengalami kebangkrutan, serta para penjual permata skala kecil beralih usaha pada pembuatan perhiasan yang dibuat dengan tangan tanpa menggunakan berlian sama sekali.
  2. Cara-cara industri berlian skala kecil bersaing dengan Blue Nile adalah

–          Keterbukaan

Kemajuan konsep-konsep bisnis seperti E-Commerce, E-Business atau E-Government, menuntut adanya peningkatan nilai keterbukaan informasi, salah satunya disebabkan oleh pemanfaatan World Wide Web (WWW) di dunia internet yang berdampak pada tuntutan bagi para pimpinan perusahaan untuk senantiasa menyajikan dan sekaligus melindungi kepemilikan informasi rahasia perusahaan, melalui aplikasi-aplikasi teknologi yang tepat guna. Selain itu juga dapat membantu manajemen puncak untuk menggunakan Business Intelligence dengan cara tak terbatas dalam menjalankan manajemen bisnis sehari-hari

–          Sensivitas waktu

Dengan diimplementasikan konsep on-line computing dilingkungan perusahaan untuk mendukung proses bisnisnya, maka kebutuhan akan informasi menjadi bersifat peka waktu (time-sensitive). Seperti inilah yang dituntut oleh seorang pimpinan perusahaan modern untuk mengelola rangkaian entitas bisnis, karena eratnya relevansi waktu dengan informasi operasional yang akurat dalam proses pengambilan keputusan bisnis.

–          Ketepatan

Dengan mengaplikasikan prinsip-prinsip Business Intelligence dalam sebuah computer network diperlukan ketepatan data atau informasi, baik yang bersumber dari internal maupun dari eksternal perusahaan, sehingga sangat dimungkinkan suatu perusahaan benar-benar dengan mudah mengekstraksi informasi secara on-line dengan tepat, seperti prakiraan penjualan, logistik dan manajemen mata rantai suplai, tingkah laku dan kepuasan konsumen, analisa biaya dan manajemen finansial, perencanaan sumberdaya manusia dan pengembangan produk.

–          Saling ketergantungan

Untuk benar-benar efisien dan terdepan dalam persaingan bisnis, para pemimpin bisnis perlu untuk mengikuti perkembangan di sekitar perusahaannya. Bukan hanya perkembangan yang terjadi di dalam perusahaan sendiri, tetapi juga perkembangan di luar perusahaannya, termasuk di dalamnya mitra bisnis, pelanggan dan pemasok. Dengan adanya tingkat ketergantungan tersebut, manajemen puncak perlu menjaga mitra bisnis mereka dalam suatu extended enterprise, yang selalu mengikuti segala gerakan-gerakan strategis yang menentukan arah bisnis.

–           Tipe data

Pandangan tradisional, bahwa informasi korporat kebanyakan berbasis teks (text-based) merupakan pandangan yang sudah usang, karena kenyataan yang ada saat ini pangkalan data atau Data Warehousing di suatu perusahaan tidak dibatasi hanya berupa data tekstual, akan tetapi terdiri dari berbagai tipe data dengan format yang berbeda, seperti video, audio, tekstual dan data spasial. Hal ini tentu meningkatkan kekayaan informasi dari manajemen informasi perusahaan dan sejalan dengan tuntutan dalam Business Intelligence, karena keberadaannya telah memperluas batas-batas analisa dan presentasi data untuk mendukung sistem informasi eksekutif, apalagi data multimedia tersebut ditampilkan dengan berbasis internet. Oleh karena itu para desainer Business Intelligence System perlu mewaspadai perkembangan ini, agar Executive information layer dapat memanfaatkan beragam tipe data tersebut dan menggunakannya untuk meyakinkan dalam proses pengambilan keputusannya.

Saran:

Untuk membangun kemampuan perusahaan agar tetap dapat bersaing dalam era manajemen modern, kalangan pebisnis senantiasa harus selalu mencari cara-cara untuk memperbaiki produktivitas dan efisiensi dalam infrastruktur perusahaan, mulai dari front-office sampai back-office, baik dalam kegiatan manajemen pemasaran, manajemen produksi, manajemen sumber daya manusia maupun manajemen keuangan.

Save to PDF

2 Comments

  1. Gataa said,

    Semua bahan di sini sama semua kaya tugas g sekarang, mau tanya mas kuliah di binus OL juga yah, dosenya sapa mas? dapet matakuliah PSI?

    Thanks

    • Hendra Sanjaya said,

      Iy gw kuliah di BOL. Dosen KSI=Pak Hudiarto kalo PSI=Pak Johan. Kamu kuliah di BOL jg ya (angkatan baru).. lumayanlah nich postingan buat referensi ngejawab tugas2 kuliah yang bejibun.. wkwkwk.. tenang jawabannya bisa di pertanggungjawabkan koq, gw dpt nilai 95 (emang sich gak 100 tp lumayanlah) diakhir periode untuk KSI tugas individu. jadi dont worry be happy..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: