Minggu 03 – Arsitektur Sistem Akuntansi Tradisional

26 October 2010 at 23:52 (Informasi dan Proses Binis)

Week 3 – Tugas Individu 3 – 0034M

  1. Apakah semua aktivitas proses bisnis terekam dalam jurnal akuntansi? Jelaskan!
  2. Apakah dengan otomatisasi sistem akuntansi tradisional akan memecahkan masalah yang berkaitan dengan proses akuntansi manual? Jelaskan pendapat anda!
  3. Jelaskan kenapa perancang sistem tradisional cenderung membuat beberapa sistem informasi dalam organisasi yang sama!

Jawaban

1. Menurut saya belum semua aktivitas proses bisnis terekam dalam jurnal akuntansi karena transaksi didalam akuntansi meliputi 3 kategori yaitu Aktiva (Aset), Hutang, dan Modal. Dalam jurnal akuntansi terdapat 6 kemungkinan yang mempengaruhi ke 3 kateegori tersebut yaitu: 1. Peningkatan asset, 2. Pengurangan asset, 3. Peningkatan hutang, 4. Pengurangan hutang, 5. Peningkatan modal, 6. Pengurangan modal. Sebagai contoh aktifitas bisnis yang berkaitan dengan pengiriman barang dan memberikan tagihan bagi pelanggan. Pada aktivitas ini ada 2 divisi yang terlibat yaitu divisi manufaktur dan pemasaran. Dengan sistem akuntansi, ada 24 pencatatan yang dilakukan, dan ini belum termasuk potongan harga, selisih kurs, pajak antar Negara. Ada beberapa aktifitas bisnisĀ  yang tidak dapat tercatat pada jurnal akuntansi yaitu Orang produksi ingin mengetahui pesanan yang masuk untuk membuat perencanaan kapasitas produksi, Orang pemasaran perlu informasi pesanan untuk melakukan evaluasi harga, perencanaan iklan dan penentuan target penjualan, Orang di bagian kepegawaian memerlukan informasi tentang komisi yang harus dibayarkan kepada tenaga penjual, Ekesekutif di organisasi perlu mengetahui pesanan yang diterima untuk melakukan evaluasi terhadap dampak bagi organisasi. Oleh karena itu hanya sebagian data yang direkam dari aktivitas bisnis. Data ini berkaitan dengan transaksi akuntansi, data yang disimpan hanya subset dari data deskriptif dari proses bisnis, yaitu berupa data yang mempunyai dampak terhadap kinerja keuangan perusahaan.

2. Menurut saya dengan otomatisasi system akuntansi tradisional akan sangat membantu dalam proses akuntansi yang menghasilkan laporan keuangan seperti laporan rugi/laba, buku besar, neraca saldo, perubahan modal dan lain-lain dalam periode tertentu secara otomatis, cepat, murah dan akurat sehingga dapat mengefisiensi waktu karena dengan otomasisasi menggunakan computer akan jauh lebih cepat dibandingkan dengan pengolahan informasi oleh manusia, murah karena penggunaan kertas semaksimal mungkin akan diminimalkan penggunaannya sehingga biaya merekam, menyimpan, dan menggunakannya akan menurun, akurat karena kesalahan manusia (human error) dapat teratasi, kita harus menyadari manusia bukanlah pengolah informasi yang bisa diandalkan.

3. Menurut pendapat saya, karena dalam arsitektur system tradisional hanya sebagian data yang direkam dari aktivitas bisnis. Data ini berkaitan dengan transaksi akuntansi. Akibatnya adalah sebagian besar informasi penting yang berkaitan dengan aktivitas bisnis tersebut tidak tercatat dengan baik. Data tidak direkam dan diolah secara langsung(real time). Data direkam oleh sistem akuntansi secara berurutan dan tidak dilakukan secara langsung pada saat transaksi terjadi. Akibatnya pemakai informasi yang membutuhkan data ini secara real-time akan menggunakan aplikasi lain untuk melakukan perekaman dan pengolahan data. Hal ini mengakibatkan nilai sistem akuntansi menurun dengan cepat. Arsitektur ini hanya menyimpan data yang terbatas dari transaksi akuntansi. Data yang disimpan hanya subset dari data deskriptif dari proses bisnis, yaitu berupa data yang mempunyai dampak terhadap kinerja keuangan perusahaan. Arsitektur ini menyimpan data dalam bentuk rekap. Data ini begitu direkap sudah sulit untuk dipilah-pilah sesuai kebutuhan pemakai informasi. Arsitektur ini hanya menyimpan informasi keuangan untuk 1 pemakai informasi saja yang melihatnya dari perspektif keuangan. Sehingga untuk mengakomodir aktifitas bisnis yang belum tercatat dalam arsitektur system tradisional akan membuat beberapa sistem informasi seperti system informasi pembelian dengan adanya system tersebut dapat mencatat aktifitas bisnis untuk analisis kebutuhan barang, analisis harga barang, daftar supplier dan lain-lain.

Save to PDF

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: